Kamis, 11 Juni 2015 bertempat di Balai Senat Gedung Pusat UGM, Badan Penerbit dan Publikasi UGM menyelenggarakan workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal Terindeks Internasional dan Sosialisai ARJUNA. Dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri dari staf serta pengelola jurnal di lingkungan fakultas dan pusat studi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diawali dengan pemberian sambutan penyelenggara oleh ketua Badan Penerbit dan Publikasi UGM, Prof. Dr. Harno Dwi Pranowo, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyebutkan bahwa dengan adanya workshop ini diharapkan dapat mendorong dan memberikan semangat kepada seluruh pengelola jurnal di fakultas-fakultas untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jurnal di lingkungan UGM.
Kegiatan ini terdiri dari serangkaian acara yang meliputi dua sesi materi. Pada sesi pertama, sebagai narasumber Ditjen DIKTI, Dr. Istadi (SubDit HKI & Publikasi) membawakan materi Sosialisasi Sistem Informasi Akreditasi E-Journal (ARJUNA) dan Standar Dasar Portal E-Journal Sesuai Akreditasi TBI Elektronik yang dimoderatori oleh sekretaris BPP UGM, Dr. Mutiah Amini, M.Hum. Pada sesi ini bapak Istadi menjelaskan mengenai ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) yang merupakan sistem online akreditasi jurnal baru yang rencananya akan di launching oleh DIKTI di alamat website arjuna.diki.go.id. Beliau juga menyebutkan bahwa untuk kedepannya, sistem akreditasi jurnal akan dilakukan secara full online.
Pada sesi kedua sebagai moderator, ketua bagian publikasi dan jurnal BPP UGM, Prof. Dr. Tata Wijayanta, M.Hum bersama bapak Tole Situkno, ST., MT. (Editor in Chief of three Scopus indexed Journals) dari Ditjen DIKTI selaku narasumber membawakan materi Manajemen & Strategi Indeksasi Jurnal di Pengindeks Internasional Bereputasi. Bapak Tole menyebutkan bahwa Universitas Gadjah Mada sudah mencapai peringkat 11-12 dalam Scopus dan memiliki banyak SDM (Doktor/Profesor) tetapi sayangnya belum dapat menghasilkan banyak jurnal bereputasi. Beliau juga menegaskan bahwa dengan dibentuknya Badan Penerbit dan Publikasi dapat mendongkrak publikasi jurnal di Universitas Gadjah Mada tetapi harus diimbangi dengan pemilihan orang-orang yang tepat (sebagai editor dan non-editor).
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pernyataan yang diberikan oleh ibu Mutiah selaku Sekretaris BPP, dimana melalui workshop ini terdapat reformasi nyata terhadap cara atau sistemik dan transparansi dari awal penulisan hingga penerbitan jurnal di Penelitian dan Pengabdian kedapa Masyarakat (P2M). Kedepannya, Badan Penerbit dan Penerbit UGM diharapkan akan dapat mengawal para pengelola jurnal untuk menjadi lebih baik lagi.