Untuk pertama kalinya, Badan Penerbit dan Publikasi UGM menyelenggarakan The International Conference on Bioinformatics, Biotechnology, and Biomedical Engineering (BioMIC) 2018 di Hotel Eastparc Yogyakarta pada tanggal 19-20 Oktober 2018. Konferensi ini diikuti sedikitnya 96 peserta dari 8 negara yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Jepang, Romania, Australia, Pakistan, Austria, dan Hongkong. Para peserta terdiri dari peneliti, dosen, dan praktisi yang mengembangkan inovasi di bidang biomedical, drug & nutraceutical, bioengineering, biomolecular, biotechnology, bioinformation, dan genetic bioresources.
Dr. Tri Rini Nuringtyas sebagai ketua panitia BioMIC 2018 menjelaskan bahwa dalam konferensi para peserta dapat memaparkan hasil penelitian dalam sesi Paralel sedangkan pembicara di sesi Planeryh. Makalah yang dipresentasikan dalam konferensi selanjutnya akan di-submit di jurnal/prosiding terindeks seperti IEEE, AIP Conference Proceedings, Indonesian Journal of Biotechnology, Indonesian Journal of Pharmacy, dan Traditional Medicine Journal.
Acara dibuka secara resmi oleh drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D (Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat), Widodo, M.Sc., Ph.D (Kepala Badan Penerbit dan Publikasi UGM), dan Dr. Tri Rini Nuringtyas (Ketua BioMIC 2018). Selama dua hari, BPP menghadirkan 6 keynote speakers dan 8 invited speakers yang menyampaikan isu biologi terkini, terfokus dalam lima simposium yaitu the Bioinformatics and Biological Data Mining, Biomedical Science and Engineering, Biomolecular and Biotechnology, Drug Development and Nutraceutical, dan Genetic Resources and Uses.
Setelah pembukaan, dilanjutkan materi pertama oleh Prof. Jun-Ya Kato dari Nara Institute of Science and Technology, Japan yang membawakan topik “Drug Development Targeted on Cancer Metabolism”. Pada materi kedua, menghadirkan Prof. Masahiko Hatano dari Chiba University, Japan yang membawakan topik “Critical roles of enteric neurons in intestinal microbiota and barrier function” dan dilanjutkan oleh Dr. Piergiorgio Gentile dari Newcastle University, UK yang membawakan topik “Honey-based Layer-by-Layer assembly for improving antibacterial properties of electrospun membranes for soft tissue regeneration”. Pada sesi paralel hari pertama, dihadirkan Univ. Prof. Dietmar Haltrich, Prof. Montarop Yamabhai, Prof. Irfan Dwidya Prijambada, Prof. Eni Harmayani, Prof. Mitsunori Kirihata, drg. Ferry Sandra, Ph.D., Maarten van Zonneveld, Ph.D. dan Ir. Glenn Perdede, MBA.
Pada hari kedua, dihadirkan pembicara utama oleh Prof. Vinod Chandran dari The Queensland University of Technology, Australia dengan topik yang berjudul “On the role of bispectral analysis of biomedical signals in the context of highly effective convolutional neural networks and deep learning”. Sedangkan pada sesi materi terakhir dilanjutkan oleh Dr. Pascal Montoro dari CIRAD, Prancis dengan judul topik “Transcriptional and post-transcriptional regulation of genes involved in the production and scavenging of reactive oxygen species and antioxidant biosynthesis in Hevea brasiliensis laticifers”dan Prof. Shri Mohan Jain dari University of Helsinki, Finlandia yang menjelaskan tentang “Conservation and utilization of plant genetic resources facing climatic Stress”.
Kepala BPP, Widodo, M.Sc., Ph.D. menyampaikan melalui program Conference Annual yang diselenggarakan BPP dapat meningkatkan minat penelitian lintas disiplin sekaligus keunggulan peneliti di Indonesia dalam publikasi internasional. Pada akhir acara diberikan penganugerahan Best Paper Award pada masing-masing simposium. (BPP UGM/Rangga & Zahrah)