Workshop Penyelenggaraan Seminar Internasional dengan Luaran Prosiding Terindeks pada Database Bereputasi 2019

Untuk mendukung produktivitas civitas akademika UGM dalam bidang publikasi, Badan Penerbit dan Publikasi (BPP) UGM mengadakan Workshop Penyelenggaraan Seminar Internasional dengan Luaran Prosiding Terindeks pada Database Bereputasi. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 29 Januari 2019 di Ruang Multimedia II, Kantor Pusat UGM. Tujuan kegiatan untuk memberikan masukan dan arahan terhadap rencana penyelenggaraan seminar internasional di UGM agar dapat menghasilkan prosiding terindeks pada database bereputasi internasional. Peserta workshop diberi kiat-kiat prosiding menjalin kerja sama dengan penerbit internasional serta cara pengajuan indeksasi pada database bereputasi di tingkat internasional. Acara ini dihadiri oleh panitia penyelenggara seminar internasional dari fakultas-fakultas di lingkungan UGM dan diharapkan panitia penyelenggara seminar internasional mendapat wawasan dan pandangan terkait persiapan sebelum dan sesudah pelaksanaan, salah satunya ialah cara untuk menghasilkan prosiding berkualitas sehingga dapat terindeks.

Widodo, M.Sc., Ph.D selaku Kepala BPP UGM menyampaikan bahwa luaran publikasi civitas akademika UGM dalam bentuk prosiding masih 31% sehingga adanya seminar internasional yang dapat menghasilkan luaran dalam bentuk prosiding terindeks akan sangat membantu meningkatkan capaian publikasi UGM. Beberapa pembicara yang sudah sangat mumpuni dalam hal pemilihan prosiding terindeks pada database bereputasi dihadirkan pada workshop ini. Workshop kali ini menghadirkan Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. yang memberikan pemaparan terkait IOP, Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc. yang memaparkan materi terkait AIP, EDP, TransTech, dan KnE serta Dr. I Wayan Mustika, S.T., M.Eng. yang memberikan materi terkait IEEE. Tiap-tiap narasumber memaparkan bahwa proses untuk dapat bekerja sama dengan penerbit tidak jauh berbeda. Beberapa hal penting yang perlu dicermati ialah scope seminar diusahakan sesuai dengan penerbit yang akan dipilih dan ketersediaan website yang informatif untuk meyakinkan penerbit. Narasumber  berpesan kepada panitia penyelenggara seminar untuk melakukan pemilihan penerbit minimal 6 bulan sebelum diadakannya seminar. [Galih/Kiki]

Tags: 2019