Evaluasi dan Persiapan Jurnal UGM Menuju Scopus

Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional dengan kriteria tambahan terindeks oleh database internasional.  Indeksasi merupakan sebuah proses untuk mendaftarkan jurnal pada lembaga pengindeks bereputasi. Lembaga pengindeks akan membantu mempromosikan jurnal yang terindeks di databasenya kepada publik. Jurnal yang terindeks di banyak lembaga pengindeks secara tidak langsung akan termudahkan proses sitasinya secara global. Dengan peningkatan sitasi terhadap jurnal tersebut, reputasi jurnal otomatis akan ikut naik.   Indeksasi jurnal pada Scopus menjadi  salah satu target dalam upaya peningkatan reputasi UGM di tingkat internasional.

Purwani Istiana, MA., dari Fakultas Geografi UGM menyampaikan materi mengenai kebijakan seleksi jurnal oleh Scopus dalam kegiatan workshop persiapan jurnal UGM menuju Scopus, Jumat 14 September 2018 di ruang Multimedia 1.  Disampaikan bahwa kriteria evaluasi oleh Scopus meliputi kebijakan jurnal, konten, reputasi kinerja editorial board, dan ketersediaan online. Turut hadir sebagai narasumber Dr. Siti Nurleily Marliana, M.Sc. dari Fakultas Biologi UGM yang membahas perbandingan komponen sebagai bentuk evaluasi diri pada Jurnal Ilmu Kehutanan (JIK), Journal of the Civil Engineering Forum (JCEF), Majalah Obat Tradisional (MOT), dan Jurnal Psikologi (JPsi). Focus and Scope jurnal menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan oleh para pengelola jurnal. Focus and Scope yang terlalu luas akan berpengaruh pada kualitas jurnal ilmiah karena jurnal menjadi kurang spesifik dan kurang deskriptif. Lebih lanjut, focus and scope suatu jurnal akan berpengaruh besar pada jumlah artikel yang masuk dan terbit pada jurnal tersebut. Focus and Scope jurnal juga harus disesuaikan dengan diversitas editorial board.

Kemudahan navigasi pada homepage jurnal merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Para pengelola jurnal disarankan agar menampilkan header dan keseluruhan tampilan homepage jurnal yang informatif dan efisien agar mempermudah tim penilai dari Scopus. Tampilan homepage jurnal yang efektif memperlihatkan bahwa jurnal tersebut dikelola secara profesional. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penilaian kualitas bahasa Inggris  homepage jurnal, abstract, dan sampel artikel dari keempat jurnal. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, secara umum kualitas bahasa Inggris  homepage jurnal, abstract, dan sampel artikel dari keempat jurnal masih perlu ditingkatkan kualitasnya dengan melibatkan professional proofreader. Kualitas bahasa Inggris  homepage jurnal, abstract, dan artikel  pada sebuah jurnal merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan kualitas jurnal sehingga diharapkan dapat terindeks Scopus. (BPP UGM/Syahrul & Kiki)