BPP Gelar Workshop Indeksasi DOAJ

Jurnal ilmiah berkualitas dapat dinilai dari berbagai aspek. Salah satu tolok ukur kualitas jurnal adalah terindeks pada database internasional. Directory Open Access Journal (DOAJ) merupakan salah satu database pengindeks jurnal internasional bermutu yang dapat diakses terbuka (tidak berbayar). Untuk memfasilitasi jurnal yang mengajukan indeksasi ke DOAJ, Badan Penerbit dan Publikasi Universitas Gadjah Mada menggelar workshop indeksasi DOAJ, pada Rabu 27 Desember 2017 bertempat di ruang Multimedia III Gedung Pusat UGM. Menurut Andri Putra Kesmawan, selaku instruktur pada workshop ini, ada beberapa hal yang membuat sebuah jurnal penting untuk terindeks di DOAJ, “ Menurut PAK (Penilaian Angka Kredit) 2014, jurnal terindeks DOAJ dan terakreditasi B masuk ke dalam kategori jurnal internasional, mendapat nilai kum 20, bagi jurnal yang ingin mengajukan BTBI (Bantuan Terbitan Berkala Ilmiah) jurnal juga harus terindeks DOAJ, maka indeksasi DOAJ merupakan prasarat penting. Lebih lanjut  DOAJ menyebarkan metadata jurnal sehingga meningkatkan visitasi jurnal juga”. papar beliau.

Sebanyak delapan jurnal di UGM melakukan proses pendaftaran ke DOAJ, peserta dipandu untuk melakukan pengisian aplikasi pengajuan indeksasi di DOAJ. Sampai akhir Desember 2017 jumlah jurnal UGM yang terindeks DOAJ sebanyak 33 jurnal. Workshop ini diharapakan dapat menambah jurnal UGM yang terindeks di DOAJ. Acara ditutup dengan tasyakuran atas capaian kinerja publikasi ilmiah UGM dalam bidang jurnal. (BPP UGM/Miftha)